Reaktor nuklir Amerika Serikat di San Onofre, dekat Kota San Diego, ditutup setelah terjadi kebocoran radiasi. Kebocoran tidak terlalu besar. Namun pemerintah setempat takut radiasi dari kebocoran itu membahayakan masyarakat sekitar.
Sebagaimana dilaporkan interaksyon, gas radioaktif keluar dari salah satu pipa reaktor. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 1 Janusarin 2012.
Celakanya, pipa yang bocor itu terletak di bangunan yang tidak kedap udara. Sehingga, radioaktif sangat mungkin lepas ke lingkungan sekitar meski kadarnya diklaim sangat rendah.
"Radioaktif yang lepas itu tidak akan menimbulkan bahaya bagi masyarakat," kata Komisi Pengaturan Nuklir AS, Victor Driks.
Sementara itu, operator reaktor nuklir California, Southern California Edison Co (SCE), mengatakan sedang menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. Reaktor tidak akan digunakan untuk beberapa hari ke depan.
Untuk perbaikan kerusakan, reaktor akan ditutup sementara. Namun SCE mengatakan pasokan energi tetap aman dan cukup untuk melayani pelanggan. Selama ini, reaktor San Onofre menghasilkan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan 1,4 juta rumah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
related post
-
KETIKA berada di ranjang, suara seksi ternyata tak hanya diinginkan pria semata. Wanita pun menginginkannya dari para pria. So guys , saa...
-
Penyanyi Anang Hermansyah yang baru saja mengalami tindak penipuan perjalanan ke luar negeri (travel) oleh wanita bernama Umi Rahmini menje...
-
Ilustrasi (javno) MEDAN - Seorang perempuan menjadi korban penculikan dan pemerkosaan. Korban dibekap saat membuka p...
-
Partai Demokrat akan menyiapkan bantuan hukum untuk Angelina Sondakh. Adapun siapa yang ditunjuk menjadi pengacara Angelina, "Kami aka...
-
Kepergian Whitney Houston, Sabtu (11/2/2012) lalu meninggalkan luka mendalam bagi banyak pihak. Tak terkecuali bagi sang putri satu-satunya...



0 komentar:
Posting Komentar